JEMBER,Transnews24.com Upaya pencegahan dan penanganan stunting terus mendapat perhatian melalui sinergi lintas sektor di wilayah Kecamatan Umbulsari. Babinsa Desa Sukoreno Koramil 0824-19/Umbulsari, Serka Mujiono, menghadiri kegiatan Rembuk Stunting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027, bertempat di Balai Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti sekitar 50 peserta dan berlangsung tertib, aman serta lancar, Rabu (12/8/2026).
Rembuk Stunting
menjadi forum penting untuk membahas berbagai langkah strategis dalam upaya
pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Dalam kegiatan tersebut,
berbagai unsur terkait menyampaikan masukan dan pemikiran sebagai bahan
penyusunan program pembangunan Desa Sukoreno Tahun 2027, khususnya yang
berkaitan dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pemenuhan
kebutuhan kelompok rentan.
Kegiatan
tersebut dihadiri Sekcam Umbulsari Choirul S., Babinsa Sukoreno Serka Mujiono,
Bhabinkamtibmas Bripka Rosadi, perwakilan Puskesmas Umbulsari Aslikan, Ketua
BPD Sukoreno Suparno beserta anggota, Kaur Perencanaan Ryan, Bidan Desa
Sukoreno Umi Kusnia, serta kader Pustu Sukoreno. Kehadiran berbagai unsur
tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama dalam membangun koordinasi dan
kepedulian terhadap persoalan kesehatan masyarakat.
Danramil
0824-19/Umbulsari Kapten Inf Gatot Subiyanto menyampaikan bahwa keterlibatan
Babinsa dalam kegiatan rembuk stunting merupakan bentuk dukungan TNI terhadap
program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Babinsa akan
terus mendukung setiap upaya positif yang bertujuan meningkatkan kesehatan
masyarakat. Pencegahan stunting membutuhkan kerja sama seluruh pihak, sehingga
sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat harus
terus diperkuat,” ungkapnya.
Menurutnya,
penyusunan RKP Desa harus mampu mengakomodasi kebutuhan prioritas masyarakat,
termasuk program yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi,
serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat. Babinsa juga
diharapkan terus berperan aktif dalam memberikan pendampingan dan komunikasi di
wilayah binaannya sehingga program yang telah direncanakan dapat berjalan
secara optimal.
Melalui
kegiatan Rembuk Stunting tersebut, diharapkan terbangun kesepahaman dalam
menentukan program prioritas Desa Sukoreno Tahun 2027. Koramil
0824-19/Umbulsari berkomitmen mendukung sinergi lintas sektor dalam mewujudkan
masyarakat yang sehat dan sejahtera. “Kami siap bersinergi dengan pemerintah
desa dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan, termasuk dalam
upaya menekan angka stunting di wilayah Umbulsari,” pungkas Kapten Inf Gatot
Subiyanto.
.jpeg)
.jpeg)
