JEMBER,Transnews24.com Upaya pencegahan dan penanganan stunting terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor di wilayah Kecamatan Umbulsari. Babinsa Desa Gunungsari Koramil 0824-19/Umbulsari, Kopda Dwi Prasetiyo Erdianto, menghadiri kegiatan Rembuk Stunting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027, kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta bertempat di Balai Desa Gunungsari, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Kamis (13/8/2026).
Rembuk
Stunting tersebut menjadi forum bersama untuk membahas berbagai langkah dan
program prioritas dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa
Gunungsari. Melalui kegiatan ini, pemerintah desa bersama unsur terkait
melakukan pembahasan dan menyerap berbagai masukan sebagai bahan penyusunan RKP
Desa 2027, khususnya program yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak,
pemenuhan gizi, serta pencegahan stunting.
Kegiatan
dihadiri Sekcam Umbulsari Choirul S., Babinsa Desa Gunungsari Kopda Dwi
Prasetiyo Erdianto, Bhabinkamtibmas Aipda Hendik Widiarso, perwakilan Puskesmas
Umbulsari Aslikan, Ketua BPD Gunungsari Didik Sudrajat beserta anggota, Kaur
Perencanaan Hariyati, Bidan Desa Gunungsari Iftha Intan Nur Annis, serta kader
Posyandu Desa Gunungsari. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan
komitmen bersama dalam mendukung pembangunan desa di bidang kesehatan.
Danramil
0824-19/Umbulsari Kapten Inf Gatot Subiyanto menyampaikan bahwa kehadiran
Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program
pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pencegahan stunting
membutuhkan keterlibatan semua pihak. Babinsa akan terus mendukung pemerintah
desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat dalam menjalankan
program yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas generasi penerus,”
ujarnya.
Menurut
Kapten Inf Gatot Subiyanto, penyusunan RKP Desa hendaknya benar-benar
memperhatikan kebutuhan masyarakat dan menetapkan program yang memiliki manfaat
langsung. Selain pembangunan fisik, perhatian terhadap kesehatan, gizi,
sanitasi, serta edukasi keluarga juga perlu menjadi bagian penting dalam
perencanaan pembangunan desa. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat
mempercepat upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Kegiatan
Rembuk Stunting dilaksanakan dalam keadaan tertib, aman dan lancar. Melalui
forum tersebut diharapkan terwujud kesepahaman dalam menentukan program prioritas
Desa Gunungsari Tahun 2027. “Kami siap bersinergi dan hadir di tengah
masyarakat untuk mendukung setiap program positif pemerintah, termasuk upaya
bersama menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Umbulsari,” pungkas Kapten
Inf Gatot Subiyanto.


