JEMBER,Transnew24.com Kabupaten Jember kembali menjadi pusat perhatian nasional dengan berlangsungnya kunjungan kerja Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., Kamis (09/07/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka menghadiri Deklarasi dan Pengukuhan Kasau sebagai Ketua Dewan Penasehat Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) yang dipusatkan di Pusat Pelatihan Pertanian Taruna Bumi Tanggul, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.
Setibanya di Bandara Notohadinegoro
Jember, Kasau beserta rombongan disambut oleh jajaran TNI AU, Forkopimda
Kabupaten Jember, termasuk Kasdim 0824/Jember Mayor Inf Slamet Wahyudi yang
mewakili Dandim 0824/Jember. Rangkaian kegiatan dilanjutkan menuju Padepokan
HM. Arum Sabil untuk mengikuti deklarasi yang dihadiri sekitar 400 peserta dari
unsur pemerintah, APTRI, pelaku industri gula, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kasau menegaskan
komitmennya untuk mendukung terwujudnya swasembada gula nasional melalui
pembangunan ekosistem pertanian tebu yang kuat, berkelanjutan, dan melibatkan
seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keberhasilan swasembada gula bukan
hanya diukur dari peningkatan produksi, tetapi juga melalui sinergi seluruh
elemen bangsa dalam memperkuat sektor pertanian nasional.
Usai deklarasi, Kasau bersama rombongan
melanjutkan peninjauan ke PG Semboro guna melihat secara langsung proses pengolahan
tebu beserta fasilitas pendukung industri gula.
Dandim 0824/Jember Letkol Inf Rifqi
Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kasau
menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah
daerah, pelaku industri, dan petani tebu guna mendukung program ketahanan
pangan nasional. Menurutnya, Jember sebagai salah satu daerah penghasil tebu
memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita swasembada gula Indonesia.
"Kodim 0824/Jember siap mendukung setiap
program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan
memperkuat ketahanan pangan. Sinergi seluruh komponen bangsa menjadi kunci
keberhasilan mewujudkan swasembada gula nasional sekaligus memperkokoh
ketahanan ekonomi masyarakat," tegas Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada,
S.I.P., M.I.P.,


