JEMBER,Transnews24.com Komandan Kodim
0824/Jember, Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., menerima
kunjungan silaturahmi Ketua BEM Pertanian Universitas Jember (UNEJ), Sdr. Alvin
Dwi, beserta jajaran pengurus di ruang kerja Dandim 0824/Jember, Kamis
(23/07/2026). Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut menjadi wadah
untuk mempererat sinergi antara TNI, mahasiswa, dan pemangku kepentingan dalam
mendukung pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Jember.
Turut hadir
dalam kegiatan tersebut Dan Unit Intel Kodim 0824/Jember Lettu Arm Supardi
serta Kepala Perum Bulog Cabang Jember, Muhammad Ade Saputra. Diskusi membahas
berbagai isu strategis, mulai dari penguatan sektor pertanian, program
swasembada pangan, peran mahasiswa sebagai agen perubahan, hingga rencana
kolaborasi dalam memperingati Hari Tani Nasional pada September 2026.
Ketua BEM
Pertanian UNEJ menyampaikan bahwa Aliansi Mahasiswa Peduli Jember (AMPJ)
berkomitmen mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan pertanian.
Mahasiswa juga berharap dapat terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan
Kodim 0824/Jember, Bulog, serta berbagai pihak guna memberikan kontribusi nyata
bagi kesejahteraan petani.
Dalam
kesempatan tersebut, Dandim 0824/Jember Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada,
S.I.P., M.I.P., menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan kekuatan utama
perekonomian Kabupaten Jember. Menurutnya, keberhasilan program swasembada
pangan memerlukan sinergi seluruh elemen bangsa, termasuk kalangan akademisi
dan mahasiswa.
"Mahasiswa
adalah agen perubahan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan
solutif. Kami berharap adik-adik mahasiswa tidak hanya menguasai teori di
bangku kuliah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memahami persoalan
pertanian secara langsung serta ikut memberikan solusi bagi para petani. Kodim
0824/Jember siap membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam
mendukung program ketahanan pangan nasional," tegas Dandim.
Dandim juga
mengapresiasi semangat mahasiswa yang ingin berkontribusi dalam pembangunan
daerah. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Bulog, pemerintah, dan perguruan
tinggi akan menjadi kekuatan besar dalam memperkuat ketahanan pangan,
meningkatkan kesejahteraan petani, serta mewujudkan Kabupaten Jember yang
semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.


