JEMBER,Transnews24.com Koramil 0824-21/Puger bersama unsur Muspika Kecamatan Puger melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) APBDesa Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Kantor Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Rabu (21/01/2026). Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan berjalan dengan tertib serta lancar.
Monev ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD), baik pada aspek administrasi maupun realisasi fisik di lapangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Puger Benny Armindo Ginting, STP, Danramil 0824-21/Puger Kapten Arm Hendera Faizar, Kapolsek Puger Iptu Edy Purwanto, SH, Sekdes Puger Wetan Sholihin, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Tim Monev Kecamatan, Pendamping Desa, serta perangkat Desa Puger Wetan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kasi Trantib selaku Ketua Tim Monev Kecamatan, dilanjutkan sambutan, penutup, serta pengecekan langsung ke lapangan. Tim Monev melakukan pemeriksaan bangunan fisik berupa pembangunan irigasi aliran persawahan di Dusun Krajan Desa Puger Wetan dengan ukuran panjang kurang lebih 110 meter dan lebar 0,90 meter, serta pemeriksaan administrasi laporan pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan anggaran.
Dalam hasil Monev ditemukan beberapa catatan, di antaranya papan proyek dan prasasti yang belum terpasang. Namun secara umum, pelaksanaan pembangunan telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ditetapkan.
Danramil 0824-21/Puger Kapten Arm Hendera Faizar dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Monev ini sangat penting guna memastikan penggunaan anggaran desa berjalan transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami dari Koramil mendukung penuh pelaksanaan Monev sebagai bentuk pengawasan bersama agar Dana Desa benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan desa,” tegasnya.
Ia juga mengimbau pemerintah desa agar segera melengkapi administrasi dan papan informasi proyek sebagai wujud keterbukaan kepada masyarakat. “Dengan sinergi yang baik antara pemerintah desa, Muspika, dan pendamping, diharapkan pembangunan desa dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” pungkas Danramil.


